![]() |
| Foto bersama usai penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim |
PONOROGO - Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo. Di ruangan tersebut, tawa renyah anak-anak yatim dan senyum ramah berpadu dengan semangat gotong royong yang digaungkan oleh para penggiat sosial. Kemenag Ponorogo bersama berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Bumi Reog menggelar aksi nyata peduli sesama melalui penyaluran paket santunan yang dikemas dalam program nasional bertajuk "Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas". Gerakan yang diinisiasi secara serentak di seluruh penjuru Indonesia ini menjadi bukti sahih komitmen negara dan umat dalam merangkul kelompok rentan, sekaligus menjadi wadah kolaborasi akbar antarkomunitas filantropi Islam di Ponorogo.Kamis, 25 Juni 2026.
![]() |
| Penyerahan bantuan oleh Hj. Ifrotul Hidayah, S.Ag. MA secara simbolis |
Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Ponorogo, Hj. Ifrotul Hidayah, S.Ag., M.A., menyampaikan paparan yang mendalam mengenai esensi dari gerakan ini. Beliau menekankan bahwa agenda hari ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah manifestasi dari kuatnya komitmen kolaboratif antargenerasi penggerak zakat. Agenda Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas yang terlaksana saat ini merupakan buah manis dari jalinan kerja sama yang solid dari berbagai lembaga amil terkemuka, mulai dari Lazisnu, Lazismu, Yatim Mandiri, BMH, LMI, hingga Umat Sejahtera. Melalui momentum kebersamaan di aula ini, diserahkan secara simbolis 5 paket santunan utama, yang kemudian akan disusul dengan pendistribusian skala besar secara masif yang dilanjutkan di masing-masing kantor perwakilan lembaga.
![]() |
| Anak-anak penerima bantuan berbaur bersama tamu undangan di Aula Kantor Kemenag Ponorogo |
Lebih lanjut, Hj. Ifrotul Hidayah menjelaskan bahwa ada dimensi baru yang ingin dicapai dalam aksi sosial kali ini, di mana bantuan tidak lagi berfokus pada pemenuhan konsumtif jangka pendek semata. Beliau menjabarkan komitmen lembaga-lembaga tersebut yang sepakat menjadikan hari ini sebagai momen bersama untuk bergerak secara terpadu. Tidak hanya memberikan santunan berupa materi siap pakai, pihak penyelenggara juga menyalurkan program wakaf produktif yang dirancang khusus untuk sektor perikanan. Harapannya, program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat. Melalui skema yang terukur, pelaksanaan program ini diproyeksikan berjalan secara kondusif sehingga mampu menjadi stimulus ekonomi yang berkelanjutan dan memandirikan umat di masa depan.
![]() |
| Sambutan Plt. Kepala Kantor Kementeriam Agama Kabupaten Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag. MH |
Gayung bersambut, pandangan visioner tersebut diperkuat oleh pidato dari Plt. Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag., MH. Dalam sambutannya yang penuh amanat, beliau menegaskan bahwa kegiatan humanis ini merupakan bentuk nyata dan representasi sahih dari hadirnya Kementerian Agama tepat di tengah-tengah denyut nadi kehidupan masyarakat. Kehadiran negara dan institusi keagamaan harus dirasakan secara riil, terutama oleh anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas yang selama ini membutuhkan afirmasi, perhatian khusus, serta dukungan moral yang berkelanjutan dari lingkungan sekitarnya.
Moh. Thohari secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi serta sinergi yang luar biasa dari berbagai lembaga amil zakat di Kabupaten Ponorogo. Beliau memuji jalinan kemitraan ini karena telah lama mengakar kuat dan teruji oleh waktu. Fenomena ini menjadi potret nyata bagaimana seluruh elemen keagamaan di Ponorogo mampu mempraktikkan cara hidup yang guyub, rukun, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Beliau meyakini bahwa jalinan kekuatan yang disatukan seperti ini akan melahirkan energi yang jauh lebih besar dan berdampak luas. Dengan bergerak bersama-sama, membuang ego sektoral, maka segala tujuan mulia dan target kemaslahatan akan menjadi jauh lebih mudah untuk dicapai. Sinergi kolektif inilah yang diharapkan menjadi kunci utama dalam memberikan kesejahteraan yang hakiki bagi anak-anak yatim dan para penyandang disabilitas.
![]() |
| Foto bersama-sama tamu undangan yang hadir di acara "Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas" Nasional |
Beliau juga menambahkan bahwa pemilihan momentum bulan Muharram ini merupakan saat yang paling tepat untuk mengeskalasi serta melipatgandakan kepekaan sosial umat. Melalui payung program ini, Kemenag beserta seluruh mitra kerja berharap bisa mengalirkan secercah kebahagiaan sejati, sekaligus menginjeksikan semangat baru ke dalam jiwa anak-anak yatim dan saudara-saudara disabilitas agar mereka merasa dicintai dan tidak berjalan sendirian.Semoga kegiatan ini bisa menciptakan dampak spiritual yang bisa menambah keyakinan kita untuk bisa terus berbuat baik dan menjadi dampak sosial yang bisa bermanfaat untuk masyarakat.
Sederet lembaga yang turun langsung membagikan kepedulian di antaranya UPZ Kemenag Ponorogo, Baznas Kabupaten Ponorogo, L-Ziswaf UIN Kiai Muhammad Besari, LAZISNU, Lazismu, Yatim Mandiri, BMH, LMI, serta Lembaga Masyarakat Umat Sejahtera. Paket bantuan yang mengalir terdiri dari uang tunai, perlengkapan sekolah guna menunjang masa depan pendidikan, hingga pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Seluruh rangkaian acara kemanusiaan ini ditutup dengan khidmat melalui sesi doa bersama dan pemberian motivasi rohani. Anak-anak yang hadir dibakar semangatnya agar tetap tegar, rajin menuntut ilmu, dan berani menggantungkan cita-cita setinggi langit demi menjemput masa depan yang gemilang.
Reporter: Muchtar Azhari
Editor: Sugeng Prasetyo





