Iklan

📢 Pasang Iklan Disini

Karya Murid SMKN 2 Ponorogo Tampil Memukau di Street Fashion Carnival Ponorogo Creative Festival 2026

Seputar Ponorogo
Jumat, 07 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-07T04:18:48Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Pasang Iklan di Sini
Jangkauan luas, harga terjangkau
📲 Hubungi via WhatsApp
Peragaan busana karya siswa-siswi SMK Negeri 2 Ponorogo

PONOROGO – SMK Negeri 2 Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis kompetensi dan kreativitas melalui partisipasi pada Street Fashion Carnival dalam rangkaian Ponorogo Creative Festival 2026 yang diselenggarakan di Jalan Alun-Alun Utara, depan Paseban Ponorogo, Kamis (6/8) malam.

Pada ajang yang berlangsung di tengah antusiasme ribuan pengunjung tersebut, SMK Negeri 2 Ponorogo menampilkan koleksi busana bertema Oversized Asimetris, hasil karya murid Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana. Koleksi ini memadukan siluet oversized dengan potongan asimetris bernuansa modern sebagai representasi inovasi desain yang tetap mengangkat kekayaan wastra Indonesia.
Eksotik dan terlihat anggun para siswi SMKN 2 Ponorogo di panggung Ponorogo Creative Festival

Keikutsertaan dalam festival ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman nyata (project based learning) yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menampilkan hasil karya di hadapan masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman sesuai standar industri kreatif.

Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa partisipasi sekolah pada Ponorogo Creative Festival menjadi media pembelajaran sekaligus sarana memperkenalkan kompetensi peserta didik kepada masyarakat luas.

"Kami ingin masyarakat melihat bahwa karya yang ditampilkan merupakan hasil kreativitas dan proses pembelajaran murid. Mereka terlibat mulai dari perancangan desain, produksi busana, tata rias, hingga presentasi karya di atas panggung. Inilah implementasi pendidikan vokasi yang mengedepankan kompetensi, kolaborasi, dan pengalaman nyata," ujarnya.
Dalam balutan busana karya sendiri para siswi SMKN 2 Ponorogo tampil memukau

Seluruh busana yang ditampilkan merupakan karya murid Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana. Penampilan para model semakin optimal melalui sentuhan tata rias dan penataan rambut yang dikerjakan oleh murid Konsentrasi Keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, sementara peragaan busana dilakukan oleh anggota Ekstrakurikuler Fashion Show di bawah pendampingan guru pembimbing.

Persiapan penampilan dilakukan secara bertahap selama beberapa pekan, meliputi penyusunan konsep desain, proses produksi, penyempurnaan detail, fitting busana, hingga latihan koreografi. Keseluruhan tahapan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mengacu pada budaya kerja industri.

Tema Oversized Asimetris dipilih sebagai representasi keberanian bereksplorasi dalam dunia fesyen. Siluet oversized menghadirkan kesan modern dan dinamis, sedangkan potongan asimetris menggambarkan keberagaman yang berpadu dalam harmoni. Material wastra Indonesia seperti batik, tenun, dan lurik dipadukan dengan pendekatan desain kontemporer sehingga menghasilkan karya yang relevan dengan perkembangan industri mode.

Dominasi warna merah dan hitam menjadi identitas visual koleksi tersebut. Warna merah melambangkan semangat dan keberanian, sedangkan hitam mencerminkan ketegasan, kekuatan, serta karakter budaya Ponorogo.
Foto bersama Kepala SMKN 2 Ponorogo beserta guru-guru pendamping dan model dalam partisipasi event Ponorogo Creative Festival 2026

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMK Negeri 2 Ponorogo, Tarmin, S.Kom., mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Ponorogo Creative Festival merupakan strategi sekolah dalam memperluas eksposur hasil karya peserta didik sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat.

"Festival ini menjadi ruang bagi murid untuk menunjukkan kompetensi yang dimiliki sekaligus membangun kepercayaan diri melalui pengalaman tampil di ruang publik. Kolaborasi antarkonsentrasi keahlian dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi pembelajaran vokasi yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan industri," ungkapnya.

Melalui partisipasi pada Street Fashion Carnival Ponorogo Creative Festival 2026, SMK Negeri 2 Ponorogo terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, adaptif, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif dan pelestarian budaya Indonesia melalui inovasi karya.

Reporter: Muchtar Azhari
Editor: Sugeng Prasetyo

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Hari Jadi Ponorogo

📢 Pasang Iklan Disini