![]() |
| Sejumlah warga mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Ponorogo, Jawa Timur. (Foto antara) |
PONOROGO – Bursa calon Wakil Bupati Ponorogo mulai menunjukkan pergerakan. Tiga nama telah mengajukan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang menjadi salah satu persyaratan untuk keperluan pencalonan sebagai Wakil Bupati Ponorogo.
Informasi tersebut disampaikan pihak Polres Ponorogo. Tiga nama yang tercatat mengajukan SKCK adalah Nyoto Wiyono, Barno, dan M. Hasim.
Tiga Nama yang Mulai Muncul
Ketiganya memiliki latar belakang berbeda. Nyoto Wiyono merupakan mantan Inspektur Inspektorat Kabupaten Ponorogo.
Sementara Barno saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Adapun M. Hasim dikenal sebagai advokat asal Desa Bajang, Kecamatan Mlarak.
Ketiga nama tersebut mengajukan SKCK pada Agustus 2026. Nyoto menjadi pemohon pertama, kemudian disusul Barno dan M. Hasim.
Meski demikian, pengurusan SKCK belum berarti ketiga nama tersebut telah resmi ditetapkan sebagai calon Wakil Bupati Ponorogo. SKCK merupakan salah satu dokumen administratif yang diperlukan dalam proses pencalonan.
Polres Ponorogo: Pengajuan SKCK Sesuai Prosedur
Penjabat Sementara Kepala Urusan Pelayanan Administrasi Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Ponorogo, Aiptu Agung Wibowo, mengatakan seluruh permohonan SKCK diproses sesuai ketentuan.
Menurutnya, pengurusan SKCK saat ini dilakukan secara daring. Salah seorang pemohon sempat datang langsung ke Polres Ponorogo karena mengalami kendala ketika melakukan registrasi secara online.
Petugas kemudian memberikan pendampingan hingga proses penerbitan dokumen tersebut selesai.
Dari tiga SKCK yang diterbitkan, dua dokumen sudah diambil pemohon, sementara satu lainnya masih berada di Polres Ponorogo.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa penerbitan SKCK tidak berkaitan dengan keputusan mengenai siapa yang akan menjadi calon Wakil Bupati Ponorogo.
Artinya, selama persyaratan dan prosedur terpenuhi, permohonan SKCK dapat diproses dan diterbitkan.
Bursa Wabup Ponorogo Mulai Menghangat
Munculnya tiga nama yang mulai melengkapi dokumen administrasi membuat dinamika bursa Wakil Bupati Ponorogo semakin menarik perhatian.
Terlebih, posisi wakil bupati menjadi bagian dari dinamika pergantian kepemimpinan daerah setelah Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menjalani proses hukum.
Saat ini, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita menjalankan tugas dan wewenang sebagai Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo.
Untuk pengisian jabatan wakil bupati yang mengalami kekosongan secara definitif, prosesnya tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk melalui proses pemilihan di DPRD.
Dengan demikian, pengurusan SKCK oleh Nyoto Wiyono, Barno, dan M. Hasim menjadi salah satu tanda bahwa sejumlah nama mulai mempersiapkan diri secara administratif.
Namun, siapa yang nantinya benar-benar maju dan memperoleh dukungan untuk menduduki kursi Wakil Bupati Ponorogo masih menjadi bagian dari proses politik yang harus dilalui.
Sumber: ANTARA — antaranews.

