![]() |
| Prosesi pelepasan murid kelas XII SMA Negeri 3 Ponorogo oleh Kepala Sekolah |
PONOROGO - Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Edutorium Yudhistira pada Rabu, 13 Mei 2026, saat SMAN 3 Ponorogo menggelar prosesi pelepasan bagi 384 siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026. Acara ini bukan sekadar seremoni penutup masa sekolah, melainkan sebuah perayaan atas keteguhan hati, kerja keras, dan dedikasi yang telah dijalani para siswa selama tiga tahun berturut-turut. Kehadiran jajaran Forkopimca, jajaran komite, seluruh tenaga pendidik, hingga orang tua siswa yang memadati ruangan menciptakan atmosfer yang memadukan rasa bangga dengan keharuan perpisahan yang mendalam.
![]() |
| Para murid kelas XII SMAN 3 Ponorogo mengikuti prosesi pelepasan |
Dalam sambutan yang sarat makna, Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga karena prosesi pelepasan ini dapat dilaksanakan dengan megah di lingkungan sekolah sendiri. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada orang tua wali murid yang telah mempercayakan pertumbuhan intelektual dan karakter putra-putri mereka kepada institusi Smaga.
Suratno juga memberikan penekanan pada dinamika pendidikan selama ini; ia menjelaskan bahwa ketegasan yang sesekali ditunjukkan oleh para guru adalah bentuk cinta dan kepedulian yang tulus agar para siswa siap menghadapi kerasnya kompetisi di luar sana. Permohonan maaf yang tulus pun disampaikan atas segala kekurangan, sekaligus menjadikan momen ini sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di Smaga.
![]() |
| Murid berprestasi SMAN 3 Ponorogo menerima penghargaan dilanjut foto bersama |
Lebih jauh lagi, Suratno membakar semangat para alumni dengan pesan agar mereka tetap memegang teguh identitas sebagai lulusan Smaga yang hebat. Beliau mengingatkan bahwa sekolah ini memiliki posisi tawar yang kuat dengan keunggulan kelas internasional dan kemitraan kurikulum global. Dengan motto "Santun, Cerdas, Berprestasi, Mendunia," pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendampingi setiap langkah siswa agar mencapai masa depan yang gemilang, sembari mengajak masyarakat luas untuk melihat Smaga sebagai pilihan utama bagi calon peserta didik baru yang mendambakan standar pendidikan tinggi.
![]() |
| Sambutan Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd. M.Pd di acara pelepasan |
Nada kebanggaan serupa juga datang dari Elvin, perwakilan wali murid kelas XII. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan kekaguman atas status SMAN 3 Ponorogo sebagai pionir sekolah berlevel internasional yang telah mampu menyelenggarakan ujian mandiri dari Cambridge. Hal ini merupakan pencapaian langka yang membuktikan bahwa kualitas akademik di Smaga mampu bersaing di kancah global.
![]() |
| Sambutan dari perwakilan murid lulusan kelas XII SMA Negeri 3 Ponorogo |
Kabar menggembirakan juga mewarnai acara ini dengan pengumuman bahwa 38 siswa telah berhasil lolos melalui jalur SNBP, sementara ratusan lainnya sedang bersiap melanjutkan perjuangan menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman. Prestasi di bidang non-akademik, seperti olahraga, seni, dan budaya yang berhasil diraih hingga level nasional maupun internasional dalam tiga tahun terakhir, menjadi bukti bahwa Smaga adalah kawah candradimuka bagi generasi unggul.
Ketua Komite SMAN 3 Ponorogo, Dul Aziz, turut memberikan orasi motivasi yang menggugah. Ia menantang para lulusan untuk "mengguncang dunia" dengan karya dan integritas mereka. Beliau menegaskan bahwa dukungan tanpa henti dari orang tua adalah energi utama bagi sekolah untuk terus berkembang. Pesan penutupnya agar para alumni tetap membawa nama baik Smaga kapanpun dan dimanapun mereka berada, menjadi pengingat bahwa hubungan antara siswa dan almamater tidak akan pernah putus meski toga telah dipindahkan.
![]() |
| Sambutan dari Ketua Komite SMA Negeri 3 Ponorogo |
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini tidak hanya diisi dengan pidato formal, tetapi juga dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni yang memukau dari adik-adik kelas dan para wisudawan sendiri. Isak tangis haru tak terbendung saat sesi pembacaan kesan dan pesan, di mana para siswa mengungkapkan rasa terima kasih kepada guru yang telah menjadi orang tua kedua mereka. Puncak acara ditandai dengan pemberian penghargaan khusus kepada siswa-siswi yang berhasil menorehkan prestasi luar biasa di bidang akademik maupun non-akademik, sebuah simbol bahwa SMAN 3 Ponorogo senantiasa mengapresiasi setiap tetes keringat dan bakat yang dikembangkan di sekolah ini. Dengan dilepaskannya angkatan ini, Smaga kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak kader bangsa yang siap bersaing di panggung dunia.
Reporter: Muchtar Azhari
Editor: Sugeng Prasetyo






