Seputarponorogo.com, (Ponorogo)—Kecelakaan tabrak lari di Ponorogo kembali terjadi dan menghebohkan warga. Sebuah city car dihantam kendaraan misterius di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Ponorogo, Rabu (11/2/2026). Pengemudi minibus putih yang diduga sebagai pelaku langsung melarikan diri usai insiden tersebut.
Peristiwa ini terjadi saat arus lalu lintas dari arah Siman menuju pusat kota dalam kondisi cukup ramai. City car berwarna hitam milik korban mengalami kerusakan parah setelah ditabrak dari belakang hingga kehilangan kendali dan menabrak pohon peneduh di tepi jalan protokol.
Akibat benturan keras itu, ban depan sebelah kanan mobil korban pecah dan bagian bodi kendaraan ringsek cukup serius. Posisi mobil yang sempat melintang di tengah badan jalan membuat arus kendaraan tersendat dan memicu perlambatan lalu lintas.
Pengemudi sekaligus korban, Susiana Mei, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sedang dalam perjalanan untuk menjemput anaknya di sekolah dasar. Tiba-tiba, minibus putih melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan menyerempet sisi kanan mobilnya.
Benturan tersebut membuat kendaraan oleng dan tak terkendali hingga akhirnya menghantam pohon di pinggir jalan. Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi minibus yang diduga berjenis Avanza atau Xenia justru tancap gas ke arah pusat kota.
Saksi mata di lokasi, Krisna Yuda, menyebut kendaraan putih tersebut melaju jauh lebih cepat dibanding mobil korban. Menurutnya, mobil hitam melaju pelan sebelum akhirnya dihantam dari sisi belakang kanan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Susiana Mei mengaku mengalami syok dan pusing hebat akibat kerasnya benturan. Ia mengaku tidak begitu mengingat secara jelas detik-detik setelah mobilnya ditabrak.
Arus lalu lintas di sepanjang jalur protokol tersebut sempat tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi mobil yang ringsek. Warga berharap pihak kepolisian segera menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pelaku tabrak lari di Tonatan Ponorogo tersebut.


