Iklan

📢 Pasang Iklan Disini

Cetak Generasi Vokasi Unggul, LKS SMK/SMA/MA Tingkat Kabupaten Ponorogo 2026 Resmi Dimulai

Seputarponorogo.com
Rabu, 11 Februari 2026
Last Updated 2026-02-11T15:38:28Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Pasang Iklan di Sini
Jangkauan luas, harga terjangkau
📲 Hubungi via WhatsApp

PONOROGO – Aula SMKN 1 Jenangan menjadi saksi dimulainya ajang bergengsi bagi siswa SMK se-Kabupaten Ponorogo. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., secara resmi membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kabupaten pada Rabu (11/02/2026).

Ajang tahunan ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai jenjang menengah (SMK, SMA, dan MA) yang tersebar di tujuh lokasi perlombaan. Sebanyak 12 bidang lomba dipertandingkan sebagai ajang seleksi menuju kompetisi tingkat provinsi yang lebih kompetitif.

Integritas Tanpa "Titipan"


Dalam sambutannya, Maskun menekankan pentingnya kejujuran dalam penilaian. Ia menegaskan bahwa LKS adalah potret nyata kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga hasilnya harus murni tanpa intervensi.

"Tidak ada titipan ataupun lobi-lobi. Kita cari yang benar-benar siap untuk dikirim ke tingkat provinsi. Jangan sampai muncul masalah di akhir kegiatan," tegas Maskun.

Beliau juga berharap SMK besar di Ponorogo mampu menjadi "penuntun" bagi sekolah lain, menciptakan ekosistem kompetisi yang sehat demi meraih prestasi di level nasional.

SMKN 1 Jenangan Targetkan Sapu Bersih Emas

Sebagai tuan rumah sekaligus peserta, SMKN 1 Jenangan menunjukkan kesiapan yang matang. Kepala SMKN 1 Jenangan, Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa sekolahnya menjadi lokasi untuk tiga cabang lomba: Web Technology, Welding, dan Motor Cycle.
Khusus untuk cabang Motor Cycle, SMKN 1 Jenangan telah mengantongi Golden Ticket langsung ke tingkat provinsi. Farida menyatakan bahwa keikutsertaan siswanya di tingkat kabupaten ini bertujuan sebagai ajang sparing partner untuk menguji kesiapan mental.

"Kami mengikuti 16 cabang lomba di tingkat Jawa Timur dan sudah memegang 2 Golden Ticket. Harapannya, tahun ini kami bisa menyapu bersih medali emas, minimal mempertahankan prestasi tahun lalu," ujar Farida optimis.

Tolak Ukur Kualitas Guru dan Siswa

Ketua Panitia LKS Kabupaten Ponorogo, Sujono, M.Pd., menjelaskan bahwa esensi dari LKS bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sebagai alat evaluasi pendidikan.

"Ini adalah tolak ukur sejauh mana siswa menyerap ilmu dan bagaimana guru menyampaikan informasi di kelas," jelasnya. Dari total peserta, panitia akan mengambil Juara 1 dan 2 untuk diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala SMK se-Kabupaten Ponorogo, Ketua MKKS SMA/SMK, serta para pendamping siswa, menandai komitmen kolektif dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Bumi Reog.


Reporter: Muchtar Azhari
Editor: N/A

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Hari Jadi Ponorogo

📢 Pasang Iklan Disini