Unjuk Rasa "Tanpa Ijin", Belasan Massa Dibubarkan Polisi

Ponorogo - Aksi Unjuk Rasa belasan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Ponorogo di depan Gedung Pemkab dan DPRD Ponorogo pada Selasa, (29/9) terpaksa dibubarkan polisi. 

Aksi tersebut dianggap melanggar undang-undang karena tidak ada pemberitahuan atau ijin sebelumnya kepada Polres Ponorogo.

Kasat Intel Polres Ponorogo, AKP Suwito, SH., MH., saat mengawal Aksi Unras itu menyayangkan aksi tersebut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada Polres Ponorogo. 

"Kami menyayangkan aksi teman-teman aliansi hari ini yang dilakukan tanpa ada pemberitahuan atau ijin kepada Polres Ponorogo. Sesuai dengan UU No. 9 tahun 1998, tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat dimuka umum wajib dilakukan ijin atau pemberitahuan 3 hari sebelum pelaksanaan," jelasnya.

Namun demikian, pihaknya tetap mengawal aksi tersebut dan memberi edukasi kepada mereka agar dalam melakukan aksi sesuai Undang-undang harus memberitahukan kepada Polres minimal tiga hari sebelum aksi dilakukan.

"Dengan memberikan ijin justru akan lebih mempermudah mereka dalam menyampaikan aspirasinya, memberikan pengamanan kepada mereka termasuk membantu mengkoordinasikan kepada pihak-pihak tertentu yang akan dituju," jelasnya.

Meski tak mengantongi ijin, akhirnya secara perwakilan lima orang perwakilan pengunjuk rasa diijinkan masuk di Gedung DPRD dan diterima Pimpinan Dewan. 

Perlu diketahui aksi unjuk rasa itu dilatarbelakangi oleh program pemerintah pusat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) berupa bantuan pinjaman 200 Milyard untuk pembangunan infrastruktur jalan dari PT. SMI  untuk Pemkab Ponorogo. (eh)

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

item