Polres Ponorogo Berhasil Gagalkan Peredaran 3000 butir Pil Koplo dan 12 gram Sabu

Ponorogo – Operasi Tumpas Narkoba Semeru dilaksanakan Polres Ponorogo pada 24 agustus hingga 4 September 2020. Alhasil, sebanyak 9 tersangka dari 8 Kasus Narkoba berhasil diamankan. 

“Dengan barang bukti berupa Obat keras Pil koplo 3000 butir dan Narkotika jenis sabu 12 gram,” terang Kapolres Ponorogo, AKBP Mochammad Nur Aziz saat menggelar Pers Rilis, Kamis, (10/09).

Kapolres menjelaskan bahwa atas pengakuan dari para pelaku, Narkotika jenis sabu didapatkan dari luar daerah, ada yang dari Surabaya dan Jakarta yang selanjutnya akan diedarkan di Wilayah Hukum Ponorogo. 

“Dari 9 tersangka yang kita amankan adalah Warga Ponorogo dan seorang diantaranya warga Madiun.  Para pelaku ini ada yang residivis dan ada yang pemain baru, baru tertangkap sekali ini,” ungkapnya.


 Lanjut kapolres, para pelaku menjalankan aksinya dengan menawarkan kepada orang yang dikenalnya saja atau lewat jaringan tertentu. “Target sasaran mereka ini kepada Mahasiswa dan masyarakat umum, titik rawan peredaran Narkoba ini hampir menyeluruh wilayah Ponorogo terutama di perkotaan,” jelasnya.  


Atas perbuatannya, para Pelaku terancam dengan hukuman maksimal 10 tahun untuk penyalahgunaan Pil Koplo tidak sesuai dengan standard kesehatan dan maksimal 12 tahun untuk peyalahgunaan Narkotika.  

“Pelaku melanggar tindak pidana UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan penggunaan obat-obatan bisa diancam dengan maksimal hukuman 10 tahun penjara serta UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksmimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (eh)

Related

UTAMA 6757515187741563224

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item