Penutupan East Java Green Scout Innovation, Serahkan 8 Rumah Warga Selesai Dipugar

Ponorogo - Prof. Dr. Suyatno, MPd, Kwarda Jatim menutup serangkaian kegiatan East Java Green Scout Innovation di Lingkungan Jl. Anggada, Kelurahan Surodikraman, Ponorogo, (Kamis, 17/09).

Hadir dalam acara tersebut, Kakwarcab Sujarno yang juga menjabat wakil bupati Ponorogo. Hadir juga Kakwarcab Ngawi, Magetan, Trenggalek serta Jajaran Pengurus Kwarcab Ponorogo bersama kwaran dengan diikuti Pramuka Penegak, Pandega Ponorogo.

Prof. Dr. Suyatno, MPd, Kwarda Jatim saat menutup acara mengatakan kegiatan East Java Green Scout Innovation merupakan sebuah kegiatan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. "Kalau di DPRD Provinisi Jatim ini masuk di Bidangnya Komisi E, sinergitas bersama Gerakan Pramuka sangat tepat sehingga program peduli sosial masyarakat ini bisa direalisasikan dengan baik," ungkapnya. 

Untuk itu, dirinya menyampaikan terima kasih kepada DPRD Provinsi Jawa Timur, Komisi E. "Saya ucapkan terima kasih juga kepada Kwarcab Ponorogo karena telah menjalankan program ini sehingga bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan 3 hal penting atas terealisasinya program East Java Green Scout Innovation. "Ada 3 hal menjadi pedoman gerakan kepramukaan dalam kegiatan ini, yaitu 3 B. B pertama Bermakna artinya bermanfaat bagi masyarakat, B kedua Berkesan bagi adik-adik dalam menumbuhkembangkan rasa kepedulian sosial serta B ketiga yaitu Berdampak karena bisa dikembangkan dengan kegiatan serupa di tempat lain," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo mengatakan terima kasih kepada Kwarda Jatim dan juga Komisi E, DPRD Provinsi Jawa Timur atas bantuan yang telah digelontorkan untuk warga di Kelurahan Surodikraman.

"Dalam kegiatan East Java Green Scout Innovation ini telah dilakukan pemugaran 8 rumah (bedah rumah), pemberian 100 tempat sampat gerobak sampah, pengecatan gapuro, pembuatan monumen gapura, bersih-bersih lingkungan, pembuatan taman dan juga penyerahan pembagian bahan pangan," jelasnya. 

Lebih lanjut, Wakil Bupati Ponorogo ini juga menyampaikan begitu pentingnya gerakan pramuka yang ada. "Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan pramuka harus mampu mencetak kader yang tangguh, menciptakan program kerja untuk mengasah pengembangan diri serta bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.

Selanjutnya, Pramuka mempunyai kepedulian besar terhadap masyarakat. "Melalui kegiatan east java green scout diharapkan terwujudnya sikap karakter peduli lingkungan serta terwujudnya lingkungan bersih," pungkasnya. 

Penutupan east java green scout innovation ditandai dengan penabuhan gong, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis penerima program bantuan bedah rumah (8 rumah telah selesai dipugar), pemberian penghargaan korps pelatih kwarcab, penyerahan bantuan tempat sampah dan juga bantuan bahan pangan. (eh)

Related

PENDIDIKAN 11003030782571015

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item