Darurat Covid-19, Pemerintah Desa Karanggebang Jetis Tutup Semua Akses Jalan Masuk

Ponorogo - Darurat covid-19 Pemerintah Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis menutup semua akses jalan masuk ke Wilayah Desa tersebut. Pemberlakuan penutupan akses jalan dilakukan sejak kemarin, Selasa, (15/09) hingga 14 hari ke depan.

Pantauan di Lokasi, sejumlah jalur masuk baik dari arah timur (Kradenan) maupun dari barat (Kutukulon) menuju desa tersebut ditutup total dengan portal. Sementara diberlakukan penjagaan oleh petugas di jalur utama dengan sistem tutup buka yaitu dari arah Desa Tegalsari dan Mojorejo. 

Kepala Desa Karanggebang, Abdul Basit saat dikonfirmasi membenarkan penutupan akses jalan masuk tersebut, Rabu, (16/09). 

Dirinya mengaku penutupan akses jalan tersebut sebagai langkah antisipasi mencegah penyebaran covid-19, terutama karena telah dikabarkan dari Desa sebelah yaitu Desa Kutukulon dan Tegalsari Warganya ada yang telah dinyatakan Positif corona. 

"Karena masih darurat covid-19, pelayanan yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Desa dalam memutus mata rantai covid-19 dari desa sebelah, kita lakukan aksi nyata yaitu dengan penutupan akses jalan ini," ungkapnya. 

Meskipun, lanjut Basit, belum ada keterangan secara resmi warganya yang terkonfirmasi positif. "Saat ini masih tahap observasi, swab dan belum ada kepastian positif ataupun negatifnya, infonya belum keluar dan hasilnya juga belum jelas," terangnya.

Sehingga Ia pun berpesan kepada warganya setelah dilakukan observasi, oleh satgas covid-19 dan puskesmas selanjutnya untuk tetap di rumah dan jaga jarak. "Setelah dipulangkan tetap di rumah, jaga jarak patuhi protokol covid dan tidak boleh keluar rumah dulu," pesannya. 

Sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19, pihaknya juga memberlakukan jam malam. "Warga yang tidak berkepentingan mendesak diatas jam 10 malam dilarang masuk dan juga Warga yang tidak pakai masker kita minta untuk kembali," jelasnya.

Pihaknya juga telah melakukan penyemprotan disinfektan, terhitung sudah dua kali dilakukan semenjak ada beberapa pasien dari tetangga desa sebelah terjangkit covid-19. "Kita melakukan semua ini sebagai upaya pencegahan memutus mata rantai covid-19 yang sudah mulai merambah di Desa Kutukulon dan Tegalsari," pungkasnya. (eh)

Related

UTAMA 3408789333236548945

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item