SeputarPo

Penyuluh Kemenag Ponorogo Gelar Pembinaan Via Online “Pokjaluh Invite”

Kegiatan pembinaan dan edukasi yang tetap digelar oleh Pokjaluh Kemenag Kabupaten Ponorogo via aplikasi zoom

PONOROGO – Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan negara-negara lainnya, bukan serta merta meluluhlantakkan semua kreatifitas manusia. Namun, malah memunculkan kreatifitas di tengah pembatasan.

Seperti kegiatan “Pokjaluh Invite” yang digagas oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo. Acara diselenggarakan selama 4 hari berturut-turut.

Peserta sebagai partisipan yang hadir kurang lebih sebanyak 200 orang. Yaitu, terdiri dari penyuluh agama delapan bidang kepenyuluhan, bidang narkoba, radikalisme, zakat, wakaf, KUB, produk halal, keluarga sakinah dan baca tulis Al-Quran. Partisipan yang hadir selain dari penyuluh ponorogo juga ada yang dari luar Ponorogo yang bergabung dengan penyuluh nasional.
Hj. Ifrotul Hidayah, Ketua Pokjaluh Kemenag Ponorogo

Ketua Pokjaluh Kemenag Kabupaten Ponorogo Hj. Ifrotul Hidayah, S.Ag. MA., menyampaikan, ini merupakan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada para penyuluh agama dengan penyampaian narasumber baik dari internal maupun eksternal. “Kita juga menghadirkan tamu narasumber dari intern pemangku kebijakan di kemenag dan ekstern akademisi umum.

Ungkapnya, dalam pembahasan di forum meeting lewat aplikasi zoom ini disampaikan tentang tehnik dan inovasi dakwah penyuluh di masa pandemi covid 19. “Selain materi tentang tehnik kepenyuluhan juga disampaikan materi 8 bidang yang oleh narasumber tamu yang sesuai dengan kompetensinya,” kata Ifrotul Hidayah.

Sementara itu, salah satu narasumber tamu Kasi Bimas Kankemenag H. Hayat Prihono Wiyadi, M.Hi., memberi apresiasi terhadap kegiatan Pokjaluh ini. Menurutnya, ini juga menentukan langkah dakwah di masa pandemi covid ini. Dimana disadari, bahwa peran penyuluh sangat urgen dalam membawa misi dakwah dan edukasi di masyarakat.

“Maka dalam penyampaian materi saat ini juga perlu disesuaikan dengan situasi pandemi. Dakwah yang dilakukan sekarang sudah tidak lagi tatap muka tetapi lewat medsos bisa berupa leaflead yang berisi nasehat, bimbingan, pendidikan, keagamaan ataupun lewat share video keagamaan,” katanya. *
(NOOR/PRAS)

Related

PENDIDIKAN 5020520617091769372

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item