Mengejutkan! Hasil Sampling Rapid Test 36 Orang Dinyatakan Reaktif

Sampling rapid test di Swalayan Luwes (foto: berbagai sumber)

PONOROGO – Hasil rapid test yang dilakukan tim gabungan pencegahan covid Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencengangkan, Selasa (19/5). Dengan metode sampling di beberapa tempat pusat kerumunan orang.

Diantaranya: Pasar Relokasi eks RSUD dr. Harjono S, Pasar Stasiun, Swalayan Luwes, Jalan Baru, Masjid Randu Alas, Cafe Wow. Sampling kemarin dilakukan kepada 400 orang.

“Cukup mengejutkan, dari rapid test sampling 400 orang tersebut diperoleh hasilnya 36 orang dinyatakan reaktif,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Usianya, terang bupati hampir 10 persen bervariasi dari belasan tahun hingga diatas 60 tahun. Dari 36 orang reaktif tersebut, terbagi di beberapa wilayah puskesmas: Sawoo 3  orang, Mlarak  1 orang, Ronowijayan 4 orang, Balong 2 orang, Ponorogo Utara 9 orang, Ponorogo Selatan 3 orang, Sukosari  3 orang, Babadan 5 orang, Slahung 1 orang, Jenangan 1 orang, dan luar kabupaten Ponorogo 4 orang.

“Selanjutnya  kepada mereka dilakukan isolasi selama 14 hari, dan selama isolasi diharapkan mereka meningkatkan imunitas tubuhnya dengan banyak mengkonsumsi makanan bergizi, makan vitamin, dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkas Ipong Muchlissoni.

Banyak pihak prihatin atas indikasi akan bertambah terpapar covid 19 di Ponorogo, melihat hasil sampling rapid tepat di beberapa tempat umum di Ponorogo. Mereka menyayangkan, rendahnya masyarakat Ponorogo yang kurang mengindahkan himbauan untuk jaga jarak, tidak berkerumum.

Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya, meminta beberapa tempat-tempat berkerumunannya massa juga dilakukan sampling rapid feat, seperti pasar-pasar daerah di kecamatan. *
(GENG/PRAS)

Related

PEMERINTAHAN 1182965837061477163

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

item