SeputarPo

Bantuan Salah Sasaran Akan Dicancel Pada Tahap II dan III

Penyerahan bantuan sosial tunai (BST) kepada warga di kelurahan Banyudono Kec Ponorogo beberapa waktu

PONOROGO - Bantuan dari Kementrian Sosial berupa uang tuani Rp 600 ribu/per orang selama 3 bulan berturut-turut, ternyata masih banyak yang tidak tepat sasaran. Banyak warga yang seharusnya berhak menerima malah tidak menerima, sebaliknya yang tidak berhak malah ikut menikmati bantuan.

Diakui pendataan yang dilakukan di tiap-tiap desa/kelurahan ada yang tidak sesuai, padahal harusnya mereka yang terdampak ekonomi akibat covid 19 dan masyarakat miskin yang harusnya menerima bantuan itu.  Dari 16.302 bantuan BST (bantuan sosial tunai) untuk Ponorogo, yang tidak tepat sasaran ini akan dicancel (dibatalkan) untuk tahap ke 2 dan 3.

“ Dari evalausi pengaduan ada yang harusnya layak terima, tapi tida menerima. Sebalinya yang harusnya tidak berhak malah menerima. Oleh karena itu sesuai surat kita kepada  camat/kakel/kades untuk menghentikan bantuan tahap 2 dan 3. Boleh masyarakat usulkan  bantuan tepat sasarn yang terdampak covid atau miskin,” jelas Supriyadi Kepala Dinas Sosial dan KP3A Kabupaten Ponorogo, beberapa waktu lalu.

Untuk itu Pemkab Ponorogo berharap masyarakat memberi masukan siapa saja mereka yang tidak tepat sasaran itu. Pengaduan masyarakat bisa melalui kepala desa/lurah sebaba sudah disiapn form laporan. Sebab laporan itu harus menyeutkan NIK warga bersangkutan yang seharusnya tidak berhak menerima bantuan.

“Masyarakat boleh mengadukan bantuan yang tidak tepat sasaran, aduan minggu-minggu  ini bisa kita terima. Sebab  nanti sebelum lebaran bantuan tahap ke 2 disalurkan. Mekanisme aduan ke kepala desa, kepala kelurahan, karena ada format yang harus diisi, NIK berapa,” imbuh Supriyadi.

Namun pihaknya belum tahu, bantuan yang dicancel itu mau dialihkan ke siapa. Sebab saat ini belum ada penjelasan dari Kemensos. Namun bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, padahal berhak dapat bantuan,maka masih ada bantuan lain dari propinsi dan Kabupaten. Sebab ada beberapa jaring pengaman sosial yang disiapkan oleh pemerintah untuk mereka. *
(NOOR/PRAS)

Related

UTAMA 3369135428693450848

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item