SeputarPo

Ponorogo Masih Negatif Corona, PDP Tinggal 3 Orang

Bupati Ponorogo saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait antisipasi covid-19


Upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mengantisipasi mewabahnya virus corona atau covid-19. Hingga saat ini, Ponorogo masih dinyatakan negatif virus yang mematikan ribuan jiwa di berbagai negara tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat konferensi pers di Pringgitan, Ponorogo. Jum'at (26/3). Menurutnya, dari data Dinas Kesehatan Ponorogo, semula ada 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun terhitung hari ini, PDP tinggal 3 orang. Dari hasil swap di RSUD dr Harjono Ponorogo, 3 orang telah dinyatakan negatif corona. Sedangkan, memang ODP naik 137 orang dan ODR 990 orang, serta sebanyak 480 orang telah menjalani observasi medis.

"Sementara 3 orang yang PDP masih menjalani swap di ruang isolasi. Semoga hasilnya juga kembali negatif. Kita terus melakukan upaya antisipasi covid-19. Kita terus melakukan cek suhu tubuh dan carm bagi pengguna jalan di 6 jalur perbatasan wilayah Ponorogo. Apabila ada warga luar kota yang memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat, kita tolak untuk masuk 'Kota Reyog'. Kita juga memperpanjang masa belajar di rumah bagi pelajar (libur) hingga 5 April," jelasnya kepada awak media.

Selain itu kita juga telah melarang pedagang sayur dari luar kota untuk masuk ke Ponorogo, begitu juga sebaliknya. Serta memperbanyak tempat cuci tangan di beberapa tempat-tempat umum. Termasuk melarang orang yang berkeruman, terlebih diatas jam 10 malam. Meskipun Ponorogo masih negatif, langkah antisipasi akan terus dilakukan hingga beberapa bulan kedepan. "Naiknya angka ODR dan ODP seiring banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun pemudik yang pulang kampung. Tapi tentunya mereka juga telah lolos tes screning," pungkasnya. * (nda)

Related

REGIONAL 8518882381151521463

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item