SeputarPo

OPTIMIS! TAHUN 2020 PONOROGO BEBAS OD

Rahayu Kusdarini, Kadinkes Ponorogo memberi keterangan perihal program bantuan stimulan jamban


PONOROGO - Upaya pemerintah kabupaten Ponorogo untuk ikut mesukseskan program pemerintah pusat agar terbebas masyarakatnya dari buang air besar sembarangan atau ODF (Outdoor Defecation Free) cukup membuahkan hasil besar. Lewat program bantuan stimulan pengadaan jamban.

Di Ponorogo program ini tebilang cukup efektif. Mampu menekan drastis budaya buang air sembarangan (OD) masyarakat dari sebelumnya di sungai beralih ke jamban (closed). Kesuksesan program ini terpapar jelas oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini dalam jumpa pers bersama para wartawan di Gedung Lantai II kompleks Gedung Terpadu Ponorogo Lantai V, Senin (2/2).

Rahayu Kusdarini memberi pengantar di awal, bahwa di Ponorogo mulai tahun 2014 ada permasalahan terkait sanitasi, di mana masyarakat Ponorogo masih banyak yang membuang air besar secara sembarangan. Dan saat itu pemerintah kabupaten Ponorogo mengambil kebijakan pengadaan membuatkan jamban sebanyak 200 titik di kecamatan Ponorogo.

"Pemberian bangunan jamban oleh pemerintah ini dinilai tidak efektif, karena ini berkaitan erat dengan perilaku atau budaya. Kalo kebiasaannya buang air besar di sungai, walaupun diberi jamban bagus pun, maka ia tetap nyaman di sungai," ucap Irin, panggilan akrab Rahayu Kusdarini.

Dari evaluasi tersebut, jelas Irin, pemerintah perlu menyadarkan, membuka kebiasaan buruk itu kepada masyarakat agar buang air besar tidak sembarangan. Maka pemerintah, termasuk Pemkab Ponorogo memberikan bantuan stimulan jamban kepada masyarakat Ponorogo yang kurang mampu.

Di mulailah di tahun 2015, diberikanlah 1.313 bantuan stimulan untuk pengadaan jamban. Di tahun 2016 ada 1.652 stimulan. Tahun 2017 nol, karena memang waktu itu tidak ada anggaran. Kembali ada bantuan di tahun 2018 meningkat menjadi 4.435 stimulan yang menyebar di 79 desa. Dalam tahun 2018 ada penambahan kuantitas jumlah penyebaran desa. Dan di tahun 2019 ada 4.000 stimulan tersebar di 65 desa.

"Tentu pemilihan bantuan stimulan ini didasarkan kepada desa yang memang belum ODF. Ketika suatu desa tersebut masyarakatnya sudah tidak ditemukan buang air sembarangan, maka desa tersebut dinyatakan desa ODF, meningkat kecamatan ODF dan kabupaten ODF," kata perempuan dokter gigi ini.

Komitmen Maju
Bupati Ponorogo, menargetkan Ponorogo akan bisa menyandang kabupaten ODF pada tahun 2021. Namun ada komitmen maju, khususnya dari para camat-camat dalam suatu acara sosialisasi dan koordinasi bersama Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Di mana camat-camat kompak menargetkan ODF kabupaten bisa diraih pada tahun 2020. Tentunya dalam mencapai ODF ini, ujar Irin bantuan stimulan sangat bermakna.

Irin pun memberikan data kesuksesan menekan OD di Ponorogo dari tahun ke tahun. Ketika tahun 2015, masih ada 57.577 kepala keluarga (KK) yang masih buang air besar sembarangan. Di tahun 2016 berkurang menjadi 48.259 KK. Berkurang lagi di tahun 2017 menjadi 36.263 KK. Di tahuj 2018 menurun lagi menjadi 46.942 KK. Dan di akhir tahun 2019 menurun menjadi 14.631 KK. Serta sampai hari ini awal Maret 2020, yang OD tinggal 12.776 KK.

"Kenapa saya berani menyebutkan angka-angka tersebut, karena di Indonesia sudah memiliki sistem aplikasi jamban. Otomatis jika ada pembangunan jamban beserta penggunaannya, maka otomatis akan terbaca oleh aplikasi ini," katanya.

Jika dilihat mulai tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 terlihat ada penurunan angka 40 ribuan yang sudah tidak OD. Sementara stimulannya sekitar 10 ribu - 11 ribu.

Jadi, kesimpulan masyarakat itu sebetulnya tetap ada penambahan pembangunan jamban di luar bantuan dari pemerintah. Dari penurunan angka tersebut, Irin yakin banyak sekali pembangunan jamban yang dilakukan swadaya. Ini berkat sosialisasi dan edukasi yang diberikan oleh pemerintah. "Makanya, di awal saya mengatakan, mereka OD belum tentu karena meraka kurang mampu, karena ya budaya itu tadi, makanya di sinilah suksesnya edukasi yang telah diberikan," tandasnya.

Di tahun 2020 ini, Pemda Ponorogo menganggarkan bantuan sejumlah 6.000 stimulan. Harapannya di akhir 2020, Ponorogo benar-benar menjadi kabupaten ODF. *

REPORTER SUGENG PRASETYO

Related

PEMERINTAHAN 2677447700711322263

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item