SeputarPo

'Cak Benu', Otak Pelaku Investasi Bodong Sapi Perah Berhasil Diringkus

Galih Kusuma alias 'Cak Benu' dalang penipuan investasi bodong berkedok bisnis sapi perah berhasil diringkus aparat Polres Ponorogo


Aparat kepolisian Polres Ponorogo berhasil meringkus otak pelaku investasi bodong berkedok bisnis sapi perah dibawah CV. Tri Manunggal Jaya (TMJ). Pelaku bernama Galih Kusuma alias 'Cak Benu', berhasil ditangkap polisi saat bersembunyi di sebuah apartemen di Jakarta. Selasa (3/3).

Polres Ponorogo sebelumnya juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Hadi Suwito (Direktur CV. TMJ) dan Ari Setiawan (Bendahara). Kasus investasi bodong ini telah merugikan banyak pihak, khususnya para investor yang telah merasa tertipu.

"Modus kejahatannya, ketiga pelaku ini mencari orang atau mitra dengan dalih agar melakukan investasi. Serta uang yang diserahkan nantinya dibelikan sapi perah. Kemudian, sapi tersebut dipelihara di kandang koloni (kandang produksi) dan susu dihasilkan dijual kepada pabrik yang sudah bekerjasama dengan CV. TMJ. Hasil penjualan susu itu -lah yang diserahkan kepada mitra sebagai profit. Namun hingga kini, janji keuntungan tersebut tak dipenuhi oleh para pelaku," jelas Kapolres Ponorogo, AKBP. Arief Fitrianto.

CV. TMJ memiliki cabang di berbagai daerah. Seperti Riau, Papua, Jambi, Palembang, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga NTB. Saat inipun kurang lebih ada 1.000 mitra dan total uang masuk mencapai Rp. 585 milyar rupiah. Sudah ada kurang lebih 44 orang yang melaporkan secara tertulis ke pihak kami terkait investasi bodong berkedok sapi perah ini. Serta kita telah mengamankan 'dalang' penipuan ini.

"Pihak kami juga menyita beberapa aset dan usaha milik pelaku. Diantaranya tanah di Jalan Melati Ponorogo seharga Rp 650 juta, mobil VW combi seharga 50 juta, perhiasan emas, berlian, emas batangan senilai 400 juta. Serta tanah dan bangunan CV. TMJ di Jalan Anggrek senilai Rp 4,5 miliar. Kita masih melakukan pengembangan terkait aset lain yang dimiliki pelaku," imbuhnya.

Ketiga pelaku dijerat pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP atau pasal 3 UU RI no. 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. * (nda)

Related

PERISTIWA 2893926334343030425

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

Semua

item